3 Hal yang Membuat Pengusaha Muda Gagal menjadi Pebisnis Sukses

Masa remaja merupakan masa-masa yang paling indah dalam hidup manusia. Hal tersebut mungkin bagi sebagian besar telah dipercaya oleh banyak kalangan. Pada dasarnya masa remaja memang merupakan masa yang sangat berkesan, begitu banyak tingkah aneh dikala itu mulai dari aksi jahil di sekolah hingga aksi-aksi nakal seperti membolos sekolah, main kucing-kucingan dengan guru perkelahian antar pelajar hingga antar sekolah. Sebenarnya semua pengalaman tersebut seolah sudah begitu melekat dengan kehidupan Kamu dimasa lalu, tapi bagaimana dengan sekarang? Di usia tersebut memang merupakan masa-masa yang labil, bahkan beberapa pakar psikologis juga menyatakan jika di usia tersebut memang merupakan masa pencarian jati diri.

Anak muda pada umumnya hanya memikirkan kesenangan bukan menjadi pebisnis sukses, apalagi jika mempunyai hobi dan teman yang cocok sesuai maka fokusnya hanya itu-itu saja. Faktor labil sangat mendominasi usia muda, hanya memikirkan saat itu, hanya menikmati waktu itu saja. Jadi untuk berfikir masa depan mereka tidak begitu memikirkan.

Tetapi disini bukan berarti semua anak muda seperti demikian, ada juga beberapa anak remaja yang sukses pada usia muda. Contoh saja Top Ittipat dari Thailand yang mampu menjadi miliyader pada usia 26 Tahun. Hal ini menunjukan bahwa anak muda tidak selamanya seperti kebanyakan yang hanya mementingkan kesenangan sesaat tanpa memikirkan resikonya.

Inilah yang menjadi tolak ukur bahwasannya pemuda mayoritas tidak memikirkan masa depan, mereka sibuk dengan masa mudanya tidak begitu memikirkan sesuatu yang menghasilkan materi pada usia muda. Satu lagi adalah dimana mereka terdominasi oleh kebanyakan anak muda yang labil, baik disekolah maupun lingkungan sekitar.

Coba pikirkan, andaikata semua pemuda mempunyai mindset pengusaha dan bisnis, tentu negara ini akan sejahtera, karena di huni oleh orang yang kemungkinan besar mempunyai pendapatan sendiri dan kesejahteraan secara finansial. Andaikata semua pemuda sedini mungkin mempunyai usaha tentu mereka akan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain, dan sudah barang tentu akan mensejahterkan masyarakat sekitar bukan? Jadilah Pengusaha suskses Lahir Batin.

Pada dasarnya penyebab anak muda susah menjadi sukses disebabkan oleh 3 hal berikut

Pengusaha Sukses

  1. Mendahulukan kepentingannya sendiri

Masa remaja adalah masa dengan banyak kebutuhan. Terutama soal penampilan dan Gadget yang canggih. Kebanyakan anak muda hanya mementingkan apa yang dia butuhkan saat ini, bukan memikirkan kepentinganya dimasa depan. Ketika kamu berbisnis, kemajuan bisnis adalah hal yang lebih penting dibandingkan kebutuhan saat ini.

  1. Pengaruh Teman

Lingkungan memang adalah faktor yang sangat menentukan mental seseorang, hal tersebut juga berlaku bagi kalangan remaja. Kenapa? karena masa tersebut adalah masa hubungan sosial dengan banyak orang dan tidak hanya seputar lingkungan keluarga. Hal tersebut pula yang membuat mereka mudah terpengaruh oleh rekan sebaya mereka karena rekan adalah sumber inspirasi mereka apalagi jika temannya termasuk pelajar yang populer disekolah. Namun anehnya sekarang ini berstatus sebagai pelajar nakal justru lebih cenderung di ikuti ketimbang pelajar yang berstatus sebagai siswa teladan.

Apabila pemuda bergaul dengan teman-temannya yang mayoritas tidak sesuai dengan mindset pengusaha, katakanlah mereka senang berfoya-foya seakan-akan tidak memikirkan masa depan maka akan mempengaruhi mindset pengusaha anak tersebut.

Faktor lingkungan adalah faktor yang paling besar dalam perkembangan hidup manusia. Dengan lingkungan yang sehat dalam keluarga dan juga pergaulan mereka perkembangan mental anak pun sejatinya dapat terhindar dari gangguan mental seperti tidak percaya diri hingga agresif. Mental yang tidak terbentuk justru cenderung akan menimbulkan gangguan hidup anak dimasa depan.

  1. Mengikuti Arus

Bagaimana mengikuti arus itu? Misalnya tentang konsep pendidikan. Pendidikan memang perlu. Tanpa pendidikan juga seseorang tidak akan berkembang. Tetapi, kebanyakan di setiap pendidikan diajarkan untuk “Mencari pekerjaan” bukan menciptakan pekerjaan. Atau juga terkadang pertanyaan orang tua seperti ini “nanti kalau kamu lulus mau melamar kemana? Mau bekerja dimana?”, Karena itulah anak muda yang sudah memulai usaha lebih memilih menghentikan bisnisnya untuk mencari pekerjaan yang tetap dan nyaman dari pada menjadi pengusaha. Jika kamu ingin menjadi orang sukses, carilah cara kamu sendiri untuk kesuksesan kamu dan keluarlah dari zona nyamanmu.

Jika kamu lihat orang-orang sukses diluar sana, “wah mereka hidupnya serba mewah, punya mobil, tidak perlu kerja”. Yang harus kamu lihat bukanlah yang dia dapatkan saja, tetapi lihatlah bagaimana dia bisa mendapatkan semua itu. Mereka juga melawati banyak perjuangan untuk kehidupan mereka yang sekarang, dan kamu juga bisa seperti mereka dengan perjuangan kamu.

Sukses

Share this post